Wisata Malam Di Wonosobo Sebelum Mendaki Gunung

Februari 25, 2018
Wisata Malam Di Wonosobo Sebelum Mendaki Gunung
Wisata Malam Di Wonosobo Sebelum Mendaki Gunung

Tempat yang dingin berada di daerah pegunungan Dieng Jawa Tengah membuat Wonosobo ini menjadi titik kumpul untuk para traveller dan juga pendaki untuk melakukan pendakian di Gunung Prau. Gunung Prau itu sendiri merupakan salah satu kawasan wisata Dieng Jawa Tengah.

Di Jawa Tengah banyak sekali tempat wisata yang bisa dikunjungi dan Dieng adalah salah satunya. Berangkat dari Kebumen tentu merupakan jalur yang berbeda dari teman-teman lainnya yang berangkat dari Bandung.

Saya sendiri berangkat dari Kebumen ke Wonosobo ini naik transportasi umum ganti-ganti. Dari rumah disana naik umum ke terminal kutoarjo nanti lanjut lagi naik angkot ke Purworejo sampai persimpangan Plaza Purworejo. Nanti di persimpangan itu ada transportasi umum lagi seperti bis kecil atau engkel yang tujuannya langsung ke Wonosobo.

Sesampainya di Plaza Wonosobo ini pastinya sudah malam karena berangkat dari rumah sendiri itu sudah sore, dan perjalanan menghabiskan sekitar 4 jam sudah dengan nongkrongnya para supir yang menunggu angkutannya sampai penuh dengan penumpang.

Sambil menunggu teman-teman lainnya yang datang besok pagi jadi malamnya bisa untuk wisata malam terlebih dahulu mencari makan dan juga mencari tempat untuk bisa tidur juga. Karena memang tidak tahu juga besok teman-teman yang dari Bandung akan datang jam berapa.

Berjalan-jalan ke arah timur hingga menemukan sebuah mushola yang pada akhirnya menjadi tempat untuk beristirahat malam itu berdua dengan sodara. Namun sekitar jam 9 malam itu ada seorang ibu yang ingin mengunci mushola itu, dan pada akhirnya saya berdua juga pindah berjalan lagi ke arah timur yang lebih jauh dari Plaza Wonosobo dan masuk ke daerah pemukiman warga.

Hingga akhirnya menemukan sebuah masjid yang sudah terkunci, akhirnya memutuskan untuk tidur di teras masjid itu sendiri. Karena dengan perlengkapan seadanya yang dibawa dan cuma membawa satu sleeping bag saja akhirnya dijadikan alas tidur dan hanya menggunakan sarung akhirnya bisa untuk tidur di malam itu.

Sekitar jam 3 subuh terbangun, dan bersiap-siap untuk kembali ke Plaza Wonosobo untuk bertemu dengan teman-teman yang lainnya yang datang dari Bandung. Namun sebelum sampai di Plaza Wonosobo saya mencoba berjalan ke arah selatan dan masuk kembali ke pemukiman warga. Menyusuri jalan yang ada akhirnya menemukan kembali masjid dan sebuah ruangan kecil yang bisa digunakan untuk kembali beristirahat karena menunggu teman-teman yang dari Bandung itu katanya jam 5 subuh baru sampai.

Dan ditempat ini barulah bisa kembali untuk charging hp setelah mati semalaman dan pastinya dengan powerbank yang sudah habis juga untuk dipakai berdua. Melihat kedalam masjid terdapat beberapa santri juga sedang beristirahat dan disini kian merasa sedih kenapa engga dari semalam berjalan ke arah selatan dan beristirahat disini engga diusir dari mushola, tidur di teras masjid yang lebih dingin.

Hingga menjelang subuh hp berbunyi bahwa teman-teman yang dari Bandung sudah datang dan menunggu di Plaza Wonosobo dan akhirnya mandi subuh dengan sabun seadanya yang ada di kamar mandi masjid karena emang lupa tidak membawa peralatan mandi hanya membawa pencuci muka saja. Yang penting basah aja deh mau bersih engga bersih juga bodo amat asalkan tetap keliatan seger habis mandi di masjid.

Selesai itu lalu kembali berjalan ke arah Plaza Wonosobo dan bertemu dengan teman-teman yang dari Bandung dengan wajah kucelnya habis bangun tidur di bis. Tidak lama dari itu lanjut naik bis kecil atau engkel untuk ke Patak Banteng sebagai titik awal untuk pendakian ke Gunung Prau.

Tidak ada komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.